Sebetulnya, gak ada aliran yang disebut musik melayu (seenggaknya menurut saya). Karena pada dasarna musik melayu adalah musik pop, walaupun agak mendekati rock akibat efek distorsi gitar.
Trus apa yang membedakannya dengan musik pop umumnya? Cuma sedikit koq bedanya,, cuma terletak pada suara vokal yang mendayu-dayu dengan lirik/syair yang lugas atau kadang kiasan.
Pada sisi instrumen, khususnya gitar, musik melayu sering menampilkan scale minor khususnya minor melodic atau harmonic. Dengan teknik yang umumnya sih bukan yang ribet-ribet amat. Legato, kayak hammer on, pull off, atau slide juga bending itu yang biasanya sering dipake.
Dalam lagu bergenre melayu seperti yang saya tulis di atas, scale yang paling dominan adalah minor, terutama minor harmonic dan juga melodic. Meskipun mungkin ada lagu dengan key note/nada dasarnya dari mayor (dalam hal ini diatonis mayor), tapi dalam progresinya sering banget ditemukan chord yang berada pada relative minornya.
Kalo dipikir-pikir, dan dilihat dari scale yang dipake musik melayu rada mirip dengan musik spanish, arabic dan klasik rock. Wajar aja karena ketiganya memakai scale yang secara tonal adalah sama.
Uhmm.. Saya rasa segini aja postingannya. Perlu dicatat sama temen-temen, bahwa tulisan ini cuma pendapat subjektif saya tentang musik melayu. Jadi mohon maaf kalau ternyata banyak yang gak sesuai.
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:


0 Orang Yang Ikut Nimbrung.:
Poskan Komentar
Ikut nulis-nulis yuk di sini. Asal gak spam, dan gak merugikan boleh dong kasih pendapatnya.